Menurut Marshall Silver dalam bukunya Passion, Profit & Power ternyata hanya 1% orang menguasai 50% uang yang beredar di Dunia dan 5% orang menguasai 90% uang yang beredar dan bila uang yang ada di dunia dibagi rata kepada semua orang maka setiap orang akan menerima USD $2.400.000 – Wealth Mastery, Singapura 2001.
Yang menyedihkan dalam waktu lima tahun setelah seluruh uang di dunia dibagi rata maka uang akan kembali kepada komposisi semula – 1% orang menguasai 50% uang beredar dan 5% orang menguasai 90% uang beredar.
Ini terjadi karena Pola pikir yang berbeda antara orang kaya, kelas menengah dan orang miskin seperti yang dibahas oleh Robert T. Kiyosaki dalam bukunya Rich Dad, Poor Dad.
A. Orang kaya begitu memiliki uang mereka berpikir :
“Mau saya apakan uang ini agar berkembang biak?”
Orang kaya ketika mereka memiliki uang mereka akan membuat uang bekerja keras untuk mereka dengan cara diinvestasikan ke investasi yang aman, kemudian investasi yang aman ini menghasilkan uang, mereka akan kembali memasukkan hasil dari investasi yang aman ini ke dalam investasi yang sudah ada atau ke dalam investasi yang aman lainnya. Orang kaya mereka tetap mempertahankan gaya hidup yang sama walaupun saat ini mereka telah memiliki uang yang lebih banyak dari sebelumnya.
Mereka adalah akumulator kekayaan yang luar biasa.
B. Kelas Menengah begitu menerima uang mereka berpikir :
“Mau saya belikan apa uang ini agar saya kelihatan seperti orang kaya?”
Orang kelas menengah merasa harus menyaingi atau tampak sekaya “orang kaya” dalam imajinasi mereka. mereka mengubah gaya hidup mereka. sehingga pemasukan berbanding lurus dengan pengeluaran.
C. Orang miskin begitu memiliki uang berpikir :
“Mau saya belikan apa uang ini?”
Mereka mendadak menjadi konsumtif dan membeli segala sesuatu sesuai dengan keinginan mereka karena berharap besok mereka masih akan menerima sejumlah uang yang sama.
Kelemahan orang dalam mengelolah keuangan umumnya ada dua kategori :
1. Boros karena berpikir hidup ini singkat, nikmati sekarang karena tidak akan ada hari esok, kemudian ternyata mereka memiliki umur yang panjang dan menjadi sengsara dihari tua.
2. Pelit tanpa pernah menikmati, adalah orang kaya yang memiliki uang dan harta yang banyak akan tetapi sikap dan sifat kikir dan pelit mereka terus kembangkan karena merasa sayang untuk mengeluarkan uang mereka. Mereka terikat dengan kekayaan,harta dan uang yang mereka miliki. Mereka sangat ngiri kecirit,gutil mentitil, pelit melilit sehingga tidak pernah menikmati harta dan kekayaan yang mereka kumpulkan.
Sebaliknya terdapat juga orang kaya yang bijaksana adalah orang kaya yang melakukan aset alokasi, dimana mereka tepat tidak “memotong ternak uang” mereka, akan tetapi menikmati hal-hal yang mereka sukai dengan bunga atau hasil “peternakan uang” mereka.