PSSI Pecat Alfred Riedl

PSSI mengambil keputusan berani dengan memecat pelatih tim nasional senior Alfred Riedl.

Keputusan tersebut diungkapkan Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husein, setelah menggelar rapat dengan Komite Eksekutif (Exco).

"Mulai besok Riedl sudah tidak melatih timnas lagi.Tim pra-piala dunia akan ditangani Wim Rijsbergn," kata Djohar kepada sejumlah wartawan di Kantor PSSI, Rabu (13/7).

Adanya masalah pada kontrak Riedl, di mana yang bersangkutan membuat kesepakatan kontrak pribadi dengan pengurus PSSI, menjadi alasan keluarnya keputusan pemecatan tersebut.

"Kita cari surat kontraknya di PSSI tidak ketemu jadi sebenarnya belum jelas mengenai kontraknya,” ujar Djohar.

Sebagai pengganti Riedl, PSSI menunjuk pelatih asal Belanda Wim Rijsbergen.

Wajah Asli Pemeran Sun GoKong

Karakter Sun Go Kong dikenal sebagai sosok yang nakal, liar dan tidak terduga. Dengan tongkat ajaibnya Sun Go Kong lincah berloncatan kesana dan kemari serta mengeluarkan jurus - jurus sakti untuk membasmi para siluman dalam perjalanan nya mencari kitab suci. Sun Go Kong telah banyak diadaptasi kedalam berbagai cerita seperti serial TV, film kartun dan bahkan film layar lebar.

Namun tahukah kalian siapa orang - orang dibalik kesuksesan peran Sun Go Kong dan teman - temannya? Di tangan orang - orang inilah karakter Sun Go Kong, Wu Jing, Cu Pat Kay dan Biksu Tong Sam Cong berhasil dihidupkan sehingga para penonton pun dapat lebih mengenal karakter mereka berdasarkan cerita yang ada pada novelnya.
Quote:
1. Sun GoKong Session I & Dicky Cheung

 
Quote:
2. Sun Go Kong Session II & Benny Chan

 


Quote:
3. Cu Pat Kay & Wayne Lai

 
Quote:
4. Wu Jing & Evergreen Mak

   
Quote:
5. Biksu Tong Sam Cong & Kwong Wa

 

Hindari Sakit Jantung dengan 4 Cara Efektif

1. Kurangi makanan mengandung karbohidrat olahan, gula, dan padi-padian.

Makanan olahan kini telah menjadi menu pokok setiap hari. Padahal, makanan ini mengandung karbohidrat sederhana yang mudah sekali diproses menjadi glukosa dan menyebabkan gula darah meningkat dalam waktu singkat. Inilah yang menjadi pemicu terjadinya resistensi insulin dan menyebabkan penebalan dalam lapisan endothelial pembuluh koroner. Disarankan untuk secara bertahap mengurangi makanan dari jenis roti, pasta, nasi, makanan bergula, dan semua makanan yang berbahan gandum atau jagung.

2. Batasi minyak nabati Omega-6.
Minyak nabati atau vegetable oil relatif stabil pada suhu ruang dan biasa digunakan dalam hampir seluruh proses pemanggangan dan pengolahan makanan untuk menambah aroma dan membuat lebih awet. Menurut para ahli, mengonsumsi minyak nabati secara berlebihan juga dapat memicu pelepasan zat kimia yang meningkatkan stres oksidatif dan memicu kerusakan pada sistem pembuluh darah. Sebaiknya hindari penggunaan minyak nabati untuk memasak dan batasilah menyantap makanan yang digoreng.

3. Jangan lupakan asam lemak Omega-3
Pola makan modern hampir tidak pernah memasukkan makanan sehat yang mengandung asam lemak Omega-3, yang sebenarnya pernah menjadi bagian dari diet manusia selama berabad-abad. Menurut para ahli, rasio yang ideal antara kandungan asam lemak Omega-6 dan Omega-3 dalam menu makanan 1:1.
Para ahli juga setuju bahwa kebanyakan orang di Eropa saat ini mengasup makanan dengan rasio 20:1. Alhasil, fenomena ini menimbulkan ketidakseimbangan dan memicu inflamasi yang bersifat sistemik. Saran dari para ahli, masukkan jenis-jenis ikan, seperti tuna, salmon, dan sarden, kacang-kacangan, dan biji-bijian untuk menyeimbangkan rasio asupan lemak Anda atau dengan cara mengonsumsi suplemen minyak ikan.

4. Hindari stres oksidatif
Quote:
wanitaa pekerja sangat rentan stress oksidatif
Akitivitas normal tubuh seperti bernapas, makan, dan bergerak dapat menghasilkan radikal bebas yang merusak struktur genetik dan menyebabkan kolesterol buruk (LDL) teroksidasi. Kita tidak dapat mencegah proses ini sepenuhnya. Akan tetapi, kita dapat meredamnya dengan cara mengonsumsi sayuran segar, buah-buahan dari jenis beri, dan suplemen tertentu untuk menekan dampak radikal bebas pada kesehatan jantung dan organ lainnya.

ini juga lebih bahaya gan

Quote:
Terlalu cepat memasukkan bahan makanan ke dalam minyak bisa membuat makanan menyerap minyak berlebihan dan merusaknya.
Quote:
Update: Ciri-ciri gorengan mengandung plastik

Berikut ciri-ciri gorengan yang mengandung plastik :

a. ada bintik/bercak berwarna putih digorengan tersebut
b. coba patahkan gorengan tersebut,kalo patahan terigunya memanjang dan tidak ada remukannya,kemungkinan gorengan ini bercampur dengan bahan plastik.

Kenapa Koruptor Disamakan dengan Tikus




1. Suka Nyolong
Baik koruptor dan tikus dua-duanya memiliki kesamaan suka nyolong. Bedanya kalo tikus nyolong makanan kamu, sementara kalo koruptor nyolong duit kamu (yang harusnya bisa buat beli makanan juga).Tapi mungkin perbedaan mendasarnya adalah apa yang mendasari mereka nyolong. Tikus nyolong karena memang mereka harus bertahan hidup, sementara koruptor nyolong karena…karena apa ya? Karena serakah sih.

2. Susah Ditangkep

Baik tikus dan koruptor sama-sama susah ditangkep. Mereka sangat gesit dalam hal kabur dan pinter banget sembunyi. Bedanya kalo tikus sembunyi di belakang lemari atau di gorong-gorong, kalo koruptor sembunyinya di luar negeri, pake duit yang dia colong dari kamu. Jadi kalo tikus mau gak mau jadi kotor pas sembunyi, koruptor malah bisa sambil jalan-jalan dan menikmati peradaban pas sembunyi.

3. Hidup Membaur di Masyarakat
Baik tikus dan koruptor sama-sama hidup membaur di antara kita semua dan terkadang sulit untuk menyadari kehadiran mereka. Setelah kamu melihat mereka, kamu baru tahu bahwa ternyata hidup kamu dikelilingi oleh mereka dan kamu memang gak bisa lepas dari mereka. Kamu boleh kesel, pengen memberantas mereka, tapi ternyata mereka sudah menjamur dan jumlahnya jauh lebih banyak dari kamu.

4. Pantesnya Dihukum Mati
Daripada ngeracunin hidup kamu, baik koruptor dan tikus memang pantesnya dihukum mati aja. Bedanya kalo tikus layaknya dihukum mati karena bisa menyebarkan penyakit, sementara kalo koruptor layaknya dihukum mati karena…menyebarkan penyakit juga sih. Sama nyolong duit kamu. Tapi lebih ke karena mereka nyolong duit kamu. Brengsek.

5. Bermuka Busuk

Yah, biasanya keduanya sama-sama bermuka busuk. Kamu kadang-kadang bisa nemu tikus yang lucu sih, tapi lebih sering kamu udah jijik duluan kan liatnya. Sama halnya dengan koruptor lah.

Yah begitulah kira-kira. Semoga membantu kamu dalam mempelajari perkorupsian. Ada yang kurang? Silakan tambahkan pendapat kamu di comment.

Bagaimana Cara Yang Tepat Untuk MEMUJI Anak?

Kebanyakan orang tua pasti senang memuji dan membanggakan anaknya. Namun, beberapa pujian atau cara memuji yg diberikan orang tua terkadang kurang efektif dan kurang tepat sasaran. Bagaimana sih pujian yang tepat itu, agar berdampak positif bagi si kecil dan bukan sebaliknya? Ikuti beberapa petunjuk di bawah ini.
  • Harus Lebih Spesifik
    Anak menggambar sebuah bunga. Gambar itu bagus sehingga Anda merasa perlu memujinya. Tetapi, jangan katakan, "Gambar itu bagus!". Perhatikan dulu gambarnya dengan cermat. Pilih bagian terbaik dari gambar itu. Bunganya yang berwarna merah, misalnya. Maka katakan, "Bunganya yang merah bagus sekali. Mama suka!"
    Kalimat Anda akan memicunya untuk menggambar lebih baik, sehingga Anda tidak hanya memuji bunga yang merah saja, tetapi juga daunnya, bunga yang kuning dan semua yang ada di gambar itu.
  • Di Depan Orang Lain
    Karena semua orang menyukai pujian, ada baiknya pujian pada si kecil juga tidak hanya diberikan saat dia sendirian. Berikan juga ketika dia sedang bersama yang lain, misalnya ayahnya, gurunya, om dan tantenya. Tetapi gunakan cara yang tidak terlalu langsung. Contohnya, "Ayah sudah melihat gambarmu yang bagus tadi? Coba tunjukkan, pasti komentar Ayah akan sama dengan komentar Ibu tadi!"
  • Iringi Dengan Perhatian
    Agar pujian Anda membuat si kecil lebih termotivasi, barengi dengan perhatian, jadi jangan sekedar memuji. Misalnya, si kecil berhasil mengayuh sepedanya tanpa jatuh. Pujilah! "Bagus! Berarti anak Mama sudah besar ya!"
    Hari berikutnya, saat melihat dia bersiap-siap dengan sepedanya, luangkan waktu Anda untuk melihat sendiri kemampuannya. Di tengah dia bersepeda, acungkan kedua jempol Anda sambil memujinya, sekali lagi. Maka si kecil akan semakin bersemangat.
  • Hargai Usahanya
    Saat anak berhasil menuliskan namanya sendiri, meski belum sempurna, Anda perlu memberikan penghargaan yang lebih dari sekedar kata pujian. Misalnya, "Ayo kita tempel di lemari es. Biar semua orang tahu kalau anak Mama sudah pintar menulis!". Kesediaan Anda memamerkan karyanya itu kepada yang lain, akan membuat si kecil lebih bersemangat dalam meningkatkan kemampuan tulisnya.
  • Pilih Positifnya
    Si kecil mulai bisa memakai celana sendiri, tetapi belum bisa mengenakan kaosnya. Maka pujilah kemampuannya mengenakan celana sendiri itu saja. Jangan singgung-singgung soal ketidakmampuannya memakai kaos sendiri.
    Atau katakanlah, "Pintarnya Anak Ibu, sudah bisa pakai celana sendiri. Jangan lupa kaosnya ya!". Ini lebih baik daripada, "Kenapa tidak sekalian dengan kaosnya?" Kalimat yang terakhir ini akan membuatnya merasa 'kecil' dan belum layak dipuji. Kasihan kan?
  • Pujian Tanpa Syarat
    Pujian yang baik adalah yang diberikan tanpa embel-embel, tanpa syarat. Jangan memuji dengan kalimat, "Mama akan lebih bangga kalau kamu juga bisa pakai kaos sendiri. Biar nggak Cuma pakai celananya saja."